Seribu Buku untuk SLB 5

slb5

Rotary Club Jakarta Batavia pada tanggal 13 Februari 2016 kembali mengadakan kegiatan amal untuk membantu adik-adik dengan disabilitas di Sekolah Luar Biasa Negeri 5, Petamburan, Jakarta. Kali ini perhatian yang diberikan dalam bentuk sumbangan seribu buku yang dikumpulkan dengan membantu membeli koleksi buku dari penjual buku bekas Bapak Amir Yakin Lubis.

Selain donasi seribu buku, event ini juga menghadirkan hiburan sulap oleh Mister Gandhi bagi siswa SLB 5 Petamburan dan mengundang bintang tamu, Habibie, yang mengalami kelumpuhan selama 25 tahun dan masih terus bertahan dan menyebarkan inspirasi. Ia produktif menulis buku dan membagikan pengalamannya untuk menyebarkan semangat bagi sesama penyandang disabilitas.

Sebelumnya, Rotary Club Jakarta Batavia telah beberapa kali mengundang Bapak Amir Yakin Lubis untuk mempresentasikan usahanya di tengah meeting regular dan melakukan penjualan langsung sehingga membantu penjualannya secara langsung. Dan kini, Rotary Club Jakarta Batavia mengadakan sunshine box untuk mengumpulkan 1000 buku.

pak amir

Bapak Amir Yakin Lubis adalah salah satu mantan pedagang buku bekas yang kehilangan tempat berjualan di Stasiun Kranji, Bekasi. Dengan serangan stroke ringan yang menyebabkan tangan kanannya setengah lumpuh, ia harus tetap berdagang dari pintu ke pintu untuk membuat bisnisnya terus berputar. Tantangan disabilitas yang dihadapinya membuat Rotary Club Jakarta Batavia tidak hanya tergerak membantu kehidupannya, namun juga membantu bisnisnya terus berjalan.

Anak-Anak SLB Tampil Luar Biasa di Social Media Festival 2013

pantomim

Minggu pagi, 13 Oktober 2013, pukul 09.00, panggung outdoor Social Media Festival di FX Sudirman dimeriahkan oleh penampilan anak-anak berbakat dari SLB Negeri 5 dan SLB Negeri 6 Jakarta serta Kelompok Belajar Anak (KBA) Cawang. Rotarian Rinto dan MC Social Media Festival bersama-sama memandu acara dan mengajak pengunjung FX berinteraksi.

Pertunjukan dimulai dengan tarian asal Betawi, Kang Aji yang ditampilkan KBA Cawang yang terdiri dari 7 anak berusia 9-11 tahun. Kostum mereka yang ceria dan suara musik tradisional Betawi mulai menarik para pengunjung FX Sudirman yang habis berolahraga pagi.

Continue reading